Rawon emang enak banget kalau sudah blendrang. Blendrang artinya sudah
dipanaskan berulang-ulang ya. Blendrang ini salah satu warisan kuliner nusantara juga lo, khususnya dari
jawa..xixix. Banyak masakan yang bisa diblendrang. Rawon, Lodeh, opor, oseng
oseng dan sebagainya. Jadi kata “blendrang” bisa dikombinasikan dengan berbagai
kata lain, misal blendrang terong- artinya sayur terong yang mungkin dimasak 1
atau 2 hari yang lalu dan di panaskan berulang untuk menghindari basi. Soal
rasa...hmmm juarakkkk..hahhah.. coba kalau ga percaya.
Nah sekarang kita bahas blendrang rawon. Oleh karena lidah suka blendrang,
menurut saya rawon lebih enak kalo dimakan keesokan hari setelah masak.
Pasalnya bumbu lebih meresap ke daging, dan rasa lebih pekat. Namun jika daging udah habis tapi kuah rawon
masih, tenang.. ada berbagai olahan kreatif warisan nusantara. Tentunya
menghindari kemubaziran, dan menghemat kantong.
Kali ini saya akan mengolah blendrang rawon menjadi sambel petis.
Ahaii..dicocol sama tahu goreng ..khas banget streed food jawa timuran.
Biasanya tahu goreng plus petis ada di setiap pasar malam. Sederhana tapi mmm
yammm...
Okehh kita mulai. Siapkan bahannya
1.
Bawang merah dan bawang putih masig masing 1
siung besar. Iris tipis
2. Daun
jeruk purut 6 sobek sobek kecil
3. Cabe
rawit selera, iris saja
4. Petis
udang 1 sendok makan penuh
5. Tepung
terigu 1 sendok makan
6.
Kuah rawon 1 mangkuk
Cara pengolahannya.
1.
Tumis duo bawang tadi, cabe rawit sampe harum,
2. Tambahkan
daun jeruk purut
3. Masukkan
kuah rawon
4. Tambahkan
petis udang
5. Aduk
aduk hingga petis udang larut
6. Tes
rasa. Mestinya udah enak ya.kan rawon nya jelas udah enak
7. Cairkan
1 sendok tepung terigu ke dalam 50 cc air, tuang ke dalam masakan
8. Tunggu
mendidih dan agak mengental
9.
Siap disajikan...
Jangan lupa goreng tahu nya ya.. pasangan sambel petis paling cocok.
Atau bisa juga pakai krupuk pok (krupuk goreng pasir). Namun, bisa juga dicocol
bakwan dan aneka gorengan lain. Selamat mencobaa.....

